Rabu, 02 Oktober 2013

Ekosistem Harus Siap Sebelum Indonesia Gelar 4G LTE

 detail berita 
Aplikasi Speedtest.net, terlihat angka kecepatan download 31540kbps pada uji coba XL 4G LTE di Bali
JAKARTA - Ekosistem perlu dipersiapkan sebelum Indonesia menerapkan 4G LTE. Sehingga, teknologi yang dirasakan bisa digunakan secara maksimal tanpa 'keluhan'.

Belajar atau melihat implementasi 3G pada 2005, menurut Hardyana Syntawati, VP Marketing dan Communications Ericsson Indonesia, seharusnya ekosistem telah siap terlebih dahulu, kemudian saat itu 3G meluncur.

Ditanya mengenai tantangan penerapan LTE di Indonesia, Hardyana mengatakan bahwa mobile broadband bukan sekedar pasang BTS. "Launching 3G, (awalnya) melempem, ekosistem enggak siap. Selain itu, handphone (ketika itu) belum banyak 3G," tutur Hardyana kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Ia mengatakan, yang menjadi keluhan dahulu, di mana orang pakai 3G, tetapi baterai cepat habis. Berbicara LTE, berarti harus ada tujuan untuk penggunaan ragam aplikasi yang membutuhkan akses internet berkecepatan tinggi.

"LTE, ke depan mau dibuat apa? LTE untuk penggunaan personal aplikasi konten dengan bandwidth besar, salah satunya untuk gaming online," terangnya.

LTE menurutnya bisa mendukung aplikasi baru, seperti machine to machine, atau mobil yang bisa terkoneksi dengan jaringan. LTE menurutnya, memungkinkan latency lebih rendah, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan akses internet cepat. Untuk streaming video HD misalnya, atau game online untuk mendukung reaksi cepat dalam permainan. "Ekosistem harus siap," tegasnya.

Ia percaya potensi mobile broadband masih bisa digali di Indonesia. "Faktanya, orang itu untuk (pakai) internet lebih banyak mobile, (sedangkan) fix-line terbatas. Mobile broadband, dari sisi device (tergolong) murah ketimbang fix-line," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pola konsumsi data bisa berevolusi". "Sekarang mobile broadband bisa untuk streaming radio, upload foto. Makin heavy, kapasitas dari mobile broadband harus sesuai demand dari masyarakat," ungkapnya.

Penetrasi smartphone di luar kota besar masih dirasa kecil. "Fokus ke depan, ke mobile broadband, operator. Di sini, kita studi, bantu customer untuk potensi mobile broadband," pungkasnya.
Sumber : http://techno.okezone.com/read/2013/10/02/54/875557/ekosistem-harus-siap-sebelum-indonesia-gelar-4g-lte

0 komentar:

Posting Komentar